
Dekrit.id||Simalungun – Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dunia Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) kerap mendapat kritikan dan pemberitaan di berbagai media massa dan media sosial lainnya.
Berbagai penyebab yang diduga menjadi sumber pemberitaan, Pemeliharaan yang kurang efektif, Panenan kurang maksimal dan pekerjaan lainnya yang kurang optimal.
Kritikan lewat pemberitaan ini pun terkadang mendapat tanggapan dari pihak PTPN IV, namun tidak jarang juga para pimpinan yang seharusnya memberikan informasi terbuka ini justru memilih ‘bungkam’ atas informasi yang ditanyakan.
Seperti halnya yang terjadi saat ini beredar informasi bahwa di lingkungan PTPN IV diduga terjadi pengkondisian paket proyek bagi beberapa oknum Wartawan dan LSM. Hal ini pun terjadi diduga karena pihak petinggi PTPN IV tidak ingin agar lingkungan kerjanya diberitakan terkait kekurangan dan kesalahan yang ada.
Mirisnya, bahwa para oknum Wartawan dan LSM yang diberikan paket pekerjaan tersebut diduga sama sekali tidak memiliki ‘basic’ dalam bidang pengerjaan tersebut atau kontraktror (Vendor), ditambah beberapa diantaranya diduga tidak memiliki perusahaan sehingga paket yang didapatkannya tersebut akan dijual ke pihak lain.

Hal tersebut menimbulkan ‘keresahan’ bagi para Vendor yang sudah berulang kali mengikuti tender dan melakukan pekerjaan di lingkungan kebun PTPN IV.
Tidak sedikit Vendor yang mengungkapkan kekecewaannya atas sikap manajemen PTPN IV tersebut.
“Kalau sudah terjadi jual beli paket di lingkungan PTPN IV sudah dapat dipastikan mutu pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan, harusnya pihak PTPN IV lebih bijaksana dalam hal ini,” tukas salah seorang Vendor yang tidak ingin identitasnya dicantumkan.
Ditambahkannya lagi bahwa adanya ‘pengkondisian’ paket bagi para oknum penggiat Jurnalis karena dibekingi pihak tertentu.
“Hal ini terjadi kita duga karena adanya bekap dari dalam lingkungan PTPN IV maupun luar, sehingga ada kesan pihak perusahaan BUMN tersebut memberikan paket tersebut,” bebernya lagi.
Salah seorang oknum wartawan yang mendapat paket tersebut saat dikonfirmasi awalnya menyangkal informasi tersebut, namun saat ditanyai lebih lanjut dirinya pun mengakui kebenaran informasi tersebut.
“Aku dapat proyek karena aku kasih info terus sama SEVP Ops 1, kalau yang lain gak tau aku bang,” bilang salah seorang oknum wartawan tersebut.
Faozi Omar selaku Senior Executive Vice Precident (SEVP/Direksi) saat dikonfirmasi melalui pesan whattsappnya (WA) terkait informasi yang ditanyakan kepadanya, tidak memberikan komentar apapun dan memilih bungkam.
Hal serupa juga dilakukan oleh Sucipto Direktur Utama PTPN IV, orang nomor satu di perusahaan Nusantara IV tersebut juga tidak memberikan tanggapan. (Dkt|F1)

Discussion about this post